Rumus SORTBY di Excel

Mengurutkan berdasarkan kolom lain yang tidak ikut ditampilkan.

Baru pertama kali pakai rumus Excel? Begini cara mengetiknya
  1. Klik sel tempat hasil ingin muncul, misalnya sel kosong di bawah tabel.
  2. Ketik tanda sama dengan, lalu nama fungsi dan kurung buka: =SORTBY(. Semua rumus Excel selalu diawali =.
  3. Isi bagian di dalam kurung (disebut argumen). Untuk memilih range, cukup klik dan tarik mouse di atas sel-selnya. Pisahkan tiap argumen dengan titik koma ;.
  4. Tutup dengan kurung ) lalu tekan Enter. Hasilnya langsung tampil di sel.
  5. Klik lagi sel hasil untuk melihat rumusnya di formula bar (kotak bertanda fx di atas sheet). Mau dipakai di baris lain? Tarik kotak kecil di pojok kanan bawah sel.

Kalau Excel-mu berbahasa Inggris atau region US dan rumus ditolak, ganti titik koma dengan koma.

Penjelasan sederhana

SORTBY mengurutkan satu daftar berdasarkan daftar lain. Misalnya kamu ingin menampilkan nama produk saja, tapi urutannya mengikuti omzet. Kolom omzetnya sendiri tidak perlu ikut tampil.

Seperti SORT, hasilnya meluber ke sel-sel di bawah dan selalu ikut berubah saat data berubah.

Sintaks

=SORTBY(array; urut_berdasarkan; [urutan])
ArgumenKeterangan
urut_berdasarkanRange acuan pengurutan.

Tanda [kurung siku] berarti argumen opsional. Di Excel berbahasa Inggris/region US, ganti titik koma (;) dengan koma (,).

Contoh rumus SORTBY

Data contoh: penjualan kedai (Sheet Penjualan)

ABCDEFGH
1KodeProdukKategoriKotaHargaQtyTotalCatatan
2P01Kopi SusuMinumanBandung18.00012216.000Promo
3P02Teh TarikMinumanJakarta15.0008120.000
4P03Roti BakarMakananBandung22.0005110.000
5P04Pisang GorengMakananSurabaya12.00020240.000Promo
6P05Es JerukMinumanSurabaya10.00015150.000
7P06Mie GorengMakananJakarta25.0009225.000
8P07Kentang GorengSnackBandung20.0006120.000
fx =SORTBY(B2:B8;G2:G8;-1)
HasilPisang Goreng โ”‚ Mie Goreng โ”‚ Kopi Susu โ”‚ โ€ฆ

Nama produk diurutkan menurut omzetnya.

Cara kerjanya, langkah demi langkah

  1. B2:B8 adalah nama produk yang ingin ditampilkan.
  2. G2:G8 adalah acuan urutan, yaitu Total omzet tiap produk. Argumen -1 artinya dari terbesar.
  3. Omzet terbesar 240.000 milik Pisang Goreng, lalu 225.000 Mie Goreng, lalu 216.000 Kopi Susu, disusul Es Jeruk (150.000), Teh Tarik dan Kentang Goreng (sama-sama 120.000), dan Roti Bakar (110.000).
  4. Yang tampil hanya namanya, meluber ke bawah: Pisang Goreng, Mie Goreng, Kopi Susu, dan seterusnya.

Dipakai untuk apa di kantor?

  • Menampilkan nama sales berurutan dari target tercapai terbanyak.
  • Toko online membuat daftar produk terlaris untuk materi promosi.
  • Guru menampilkan nama siswa berurutan dari nilai tertinggi.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Range yang diurutkan dan range acuan beda jumlah baris, misalnya B2:B8 dengan G2:G9. Hasilnya error #VALUE!.
  • Area di bawah rumus terisi data lain, hasilnya #SPILL!.
  • Fungsi ini hanya ada di Excel 2021 dan 365. Di Excel lama hasilnya #NAME?.
Progres bab Dynamic Array & Excel 365 0/16 dipelajari
Lanjut: UNIQUE