Rumus IFS di Excel

Menguji banyak kondisi berurutan tanpa IF bertumpuk. Kondisi pertama yang benar menentukan hasil.

Baru pertama kali pakai rumus Excel? Begini cara mengetiknya
  1. Klik sel tempat hasil ingin muncul, misalnya sel kosong di bawah tabel.
  2. Ketik tanda sama dengan, lalu nama fungsi dan kurung buka: =IFS(. Semua rumus Excel selalu diawali =.
  3. Isi bagian di dalam kurung (disebut argumen). Untuk memilih range, cukup klik dan tarik mouse di atas sel-selnya. Pisahkan tiap argumen dengan titik koma ;.
  4. Tutup dengan kurung ) lalu tekan Enter. Hasilnya langsung tampil di sel.
  5. Klik lagi sel hasil untuk melihat rumusnya di formula bar (kotak bertanda fx di atas sheet). Mau dipakai di baris lain? Tarik kotak kecil di pojok kanan bawah sel.

Kalau Excel-mu berbahasa Inggris atau region US dan rumus ditolak, ganti titik koma dengan koma.

Penjelasan sederhana

IFS dipakai kalau pilihannya lebih dari dua, misalnya nilai rapor A, B, atau C. Kamu menulis pasangan kondisi dan hasil berurutan, dan Excel memakai kondisi pertama yang benar.

Ini jauh lebih mudah dibaca daripada IF di dalam IF di dalam IF. Taruh TRUE di pasangan terakhir sebagai "selain itu", supaya data yang tidak cocok dengan kondisi mana pun tetap dapat hasil.

Sintaks

=IFS(kondisi1; hasil1; [kondisi2; hasil2]; ...)
ArgumenKeterangan
kondisi1Kondisi pertama yang dicek.
hasil1Hasil bila kondisi1 benar.
TRUE; hasilTaruh di akhir sebagai "selain itu" (nilai default).

Tanda [kurung siku] berarti argumen opsional. Di Excel berbahasa Inggris/region US, ganti titik koma (;) dengan koma (,).

Contoh rumus IFS

Data contoh: penjualan kedai (Sheet Penjualan)

ABCDEFGH
1KodeProdukKategoriKotaHargaQtyTotalCatatan
2P01Kopi SusuMinumanBandung18.00012216.000Promo
3P02Teh TarikMinumanJakarta15.0008120.000
4P03Roti BakarMakananBandung22.0005110.000
5P04Pisang GorengMakananSurabaya12.00020240.000Promo
6P05Es JerukMinumanSurabaya10.00015150.000
7P06Mie GorengMakananJakarta25.0009225.000
8P07Kentang GorengSnackBandung20.0006120.000
fx =IFS(G3>=200000;"A";G3>=120000;"B";TRUE;"C")
HasilB

Total Teh Tarik 120.000: tidak ≥ 200.000, tetapi ≥ 120.000, jadi "B".

Cara kerjanya, langkah demi langkah

  1. Excel membaca G3, yaitu Total Teh Tarik: 120.000.
  2. Kondisi pertama G3>=200000: 120.000 tidak mencapai 200.000, jadi salah. Excel lanjut ke kondisi berikutnya.
  3. Kondisi kedua G3>=120000: 120.000 sama dengan 120.000, jadi benar. Excel berhenti di sini dan menampilkan "B".
  4. Pasangan TRUE;"C" tidak sempat dipakai, karena kondisi kedua sudah benar.

Dipakai untuk apa di kantor?

  • Mengubah nilai angka siswa menjadi huruf A, B, C, D.
  • Mengelompokkan pelanggan jadi Gold, Silver, Bronze berdasarkan total belanja.
  • Menentukan persentase komisi sales sesuai tingkat penjualan.

Kesalahan yang sering terjadi

  • IFS hanya ada di Excel 2019 dan 365. Di Excel lama hasilnya #NAME?, jadi pakai IF bertumpuk sebagai gantinya.
  • Urutan kondisi terbalik, misalnya G3>=120000 ditulis sebelum G3>=200000. Total 240.000 pun akan berhenti di kondisi pertama dan mendapat "B". Urutkan dari yang paling ketat.
  • Lupa TRUE di akhir, sehingga data yang tidak cocok dengan kondisi mana pun menghasilkan #N/A.
Progres bab Rumus Logika 0/8 dipelajari
Lanjut: AND