Rumus CORREL di Excel

Koefisien korelasi −1 sampai 1: seberapa kuat dua data bergerak bersama.

Baru pertama kali pakai rumus Excel? Begini cara mengetiknya
  1. Klik sel tempat hasil ingin muncul, misalnya sel kosong di bawah tabel.
  2. Ketik tanda sama dengan, lalu nama fungsi dan kurung buka: =CORREL(. Semua rumus Excel selalu diawali =.
  3. Isi bagian di dalam kurung (disebut argumen). Untuk memilih range, cukup klik dan tarik mouse di atas sel-selnya. Pisahkan tiap argumen dengan titik koma ;.
  4. Tutup dengan kurung ) lalu tekan Enter. Hasilnya langsung tampil di sel.
  5. Klik lagi sel hasil untuk melihat rumusnya di formula bar (kotak bertanda fx di atas sheet). Mau dipakai di baris lain? Tarik kotak kecil di pojok kanan bawah sel.

Kalau Excel-mu berbahasa Inggris atau region US dan rumus ditolak, ganti titik koma dengan koma.

Penjelasan sederhana

CORREL mengukur apakah dua hal bergerak bersama. Contohnya: apakah siswa yang belajar lebih lama juga dapat nilai lebih tinggi?

Hasilnya angka dari -1 sampai 1. Mendekati 1 berarti searah (satu naik, yang lain ikut naik). Mendekati -1 berarti berlawanan arah. Mendekati 0 berarti tidak ada hubungan yang jelas.

Sintaks

=CORREL(array1; array2)
ArgumenKeterangan
array1; array2Dua range sejajar.

Tanda [kurung siku] berarti argumen opsional. Di Excel berbahasa Inggris/region US, ganti titik koma (;) dengan koma (,).

Contoh rumus CORREL

Data contoh: nilai ujian & jam belajar 10 siswa

ABCDE
1NamaNilaiJam BelajarBatas
2Ayu78560
3Bima92975
4Citra85790
5Dimas643
6Eka858
7Fajar704
8Gita9810
9Hadi857
10Intan592
11Joko745
fx =CORREL(C2:C11;B2:B11)
Hasil0,99

Mendekati 1: makin lama belajar, makin tinggi nilainya.

Cara kerjanya, langkah demi langkah

  1. Excel memasangkan jam belajar di C2:C11 dengan nilai di B2:B11, baris demi baris: Ayu 5 jam dan 78, Bima 9 jam dan 92, dan seterusnya.
  2. Rata-rata jam belajar 6, rata-rata nilai 79. Excel melihat apakah siswa yang jamnya di atas 6 juga nilainya di atas 79. Gita (10 jam, 98) dan Intan (2 jam, 59) contoh yang sangat searah.
  3. Ukuran "gerak bersama" itu dihitung (hasilnya 288), lalu dibagi dengan sebaran masing-masing data supaya skalanya jadi -1 sampai 1: 288 / √(62 × 1.370) ≈ 288 / 291,4 ≈ 0,988.
  4. Dibulatkan jadi 0,99. Sangat dekat dengan 1, artinya hubungan jam belajar dan nilai di data ini sangat kuat dan searah.

Dipakai untuk apa di kantor?

  • Pemilik usaha mengecek apakah biaya iklan sejalan dengan omzet.
  • HR melihat hubungan jam pelatihan dengan skor kinerja karyawan.
  • Mahasiswa menganalisis hubungan dua variabel untuk tugas atau skripsi.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menganggap korelasi tinggi pasti sebab-akibat. Dua hal bisa bergerak bersama karena ada faktor lain.
  • Dua range tidak sejajar atau jumlah barisnya beda. Pastikan baris ke-1 di range pertama memang pasangan baris ke-1 di range kedua.
Progres bab Statistik untuk Laporan 0/12 dipelajari
Lanjut: FORECAST.LINEAR