Rumus FREQUENCY di Excel

Menghitung sebaran data ke dalam kelompok (distribusi frekuensi).

Baru pertama kali pakai rumus Excel? Begini cara mengetiknya
  1. Klik sel tempat hasil ingin muncul, misalnya sel kosong di bawah tabel.
  2. Ketik tanda sama dengan, lalu nama fungsi dan kurung buka: =FREQUENCY(. Semua rumus Excel selalu diawali =.
  3. Isi bagian di dalam kurung (disebut argumen). Untuk memilih range, cukup klik dan tarik mouse di atas sel-selnya. Pisahkan tiap argumen dengan titik koma ;.
  4. Tutup dengan kurung ) lalu tekan Enter. Hasilnya langsung tampil di sel.
  5. Klik lagi sel hasil untuk melihat rumusnya di formula bar (kotak bertanda fx di atas sheet). Mau dipakai di baris lain? Tarik kotak kecil di pojok kanan bawah sel.

Kalau Excel-mu berbahasa Inggris atau region US dan rumus ditolak, ganti titik koma dengan koma.

Penjelasan sederhana

FREQUENCY menghitung ada berapa data di tiap kelompok, seperti guru yang menghitung berapa siswa dapat nilai rendah, sedang, bagus, dan sangat bagus.

Kamu cukup menulis batas atas tiap kelompok (misalnya 60, 75, 90). Hasilnya beberapa angka sekaligus yang tersusun ke bawah, satu angka per kelompok, ditambah satu kelompok terakhir untuk data di atas batas tertinggi.

Sintaks

=FREQUENCY(data; batas_kelas)
ArgumenKeterangan
batas_kelasBatas atas tiap kelompok, misalnya 60, 75, 90.

Tanda [kurung siku] berarti argumen opsional. Di Excel berbahasa Inggris/region US, ganti titik koma (;) dengan koma (,).

Contoh rumus FREQUENCY

Data contoh: nilai ujian & jam belajar 10 siswa

ABCDE
1NamaNilaiJam BelajarBatas
2Ayu78560
3Bima92975
4Citra85790
5Dimas643
6Eka858
7Fajar704
8Gita9810
9Hadi857
10Intan592
11Joko745
fx =FREQUENCY(B2:B11;E2:E4)
Hasil1 โ”‚ 3 โ”‚ 4 โ”‚ 2 (tersusun ke bawah)

โ‰ค60: 1 siswa, 61โ€“75: 3, 76โ€“90: 4, >90: 2. Hasil selalu satu baris lebih banyak dari batas kelas.

Cara kerjanya, langkah demi langkah

  1. Data yang dikelompokkan ada di B2:B11. Batas kelompoknya ada di E2:E4: 60, 75, dan 90.
  2. Kelompok 1, nilai sampai 60: hanya Intan (59). Hasil 1.
  3. Kelompok 2, nilai 61 sampai 75: Dimas (64), Fajar (70), Joko (74). Hasil 3.
  4. Kelompok 3, nilai 76 sampai 90: Ayu (78), Citra, Eka, Hadi (masing-masing 85). Hasil 4.
  5. Kelompok 4, di atas 90: Bima (92) dan Gita (98). Hasil 2. Jadi keluar 4 angka ke bawah: 1, 3, 4, 2, totalnya 10 siswa.

Dipakai untuk apa di kantor?

  • Guru membuat sebaran nilai untuk laporan ke wali murid atau kepala sekolah.
  • Toko online mengelompokkan pesanan berdasarkan nilai belanja (di bawah 50 ribu, 50 sampai 100 ribu, dan seterusnya).
  • HR mengelompokkan karyawan berdasarkan rentang usia atau masa kerja.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Sel di bawah rumus tidak kosong. Hasilnya butuh beberapa sel ke bawah, jadi kalau tertutup data lain muncul #SPILL! di Excel 365.
  • Di Excel lama (sebelum 365), rumus ini harus dimasukkan sebagai rumus array: blok dulu sel hasilnya, ketik rumus, lalu tekan Ctrl+Shift+Enter.
  • Lupa bahwa batas termasuk ke kelompoknya. Nilai tepat 60 masuk kelompok "sampai 60", bukan kelompok berikutnya.
Progres bab Statistik untuk Laporan 0/12 dipelajari
Lanjut: CORREL