Rumus LOOKUP di Excel

Pencarian terdekat (approximate) di range yang urut naik. Tidak perlu menghitung nomor kolom.

Baru pertama kali pakai rumus Excel? Begini cara mengetiknya
  1. Klik sel tempat hasil ingin muncul, misalnya sel kosong di bawah tabel.
  2. Ketik tanda sama dengan, lalu nama fungsi dan kurung buka: =LOOKUP(. Semua rumus Excel selalu diawali =.
  3. Isi bagian di dalam kurung (disebut argumen). Untuk memilih range, cukup klik dan tarik mouse di atas sel-selnya. Pisahkan tiap argumen dengan titik koma ;.
  4. Tutup dengan kurung ) lalu tekan Enter. Hasilnya langsung tampil di sel.
  5. Klik lagi sel hasil untuk melihat rumusnya di formula bar (kotak bertanda fx di atas sheet). Mau dipakai di baris lain? Tarik kotak kecil di pojok kanan bawah sel.

Kalau Excel-mu berbahasa Inggris atau region US dan rumus ditolak, ganti titik koma dengan koma.

Penjelasan sederhana

LOOKUP cocok untuk tabel bertingkat, seperti tabel komisi: gaji mulai 0 dapat sekian persen, mulai 6 juta dapat sekian, mulai 9 juta dapat sekian. Kamu tidak perlu mencari angka yang persis sama, cukup tingkat yang sesuai.

Cara kerjanya mirip melihat tangga: Excel naik terus selama angka di tangga masih lebih kecil atau sama dengan nilai yang dicari, lalu berhenti di anak tangga terakhir yang masih terlewati. Dari situ diambil hasil pasangannya.

Kamu cukup memberi dua kolom: kolom batas (harus urut dari kecil ke besar) dan kolom hasil yang sejajar. Tidak perlu menghitung nomor kolom seperti di VLOOKUP.

Sintaks

=LOOKUP(nilai_cari; vektor_cari; [vektor_hasil])
ArgumenKeterangan
vektor_cariRange satu kolom yang diurutkan naik.
vektor_hasilRange hasil yang sejajar.

Tanda [kurung siku] berarti argumen opsional. Di Excel berbahasa Inggris/region US, ganti titik koma (;) dengan koma (,).

Contoh rumus LOOKUP

Data contoh: karyawan, tabel bonus & target

ABCDEFGHIJKLM
1NIKNamaDivisiJabatanGajiMin. GajiBonusBulanJanFebMar
2K001Andi PratamaKeuanganStaf5.200.00002%Target100120150
3K002Bunga LestariMarketingSupervisor7.800.0006.000.0005%
4K003Candra WijayaITStaf6.500.0009.000.0008%
5K004Dewi AnggrainiHRManajer11.000.000
6K005Eko SaputraITSupervisor8.900.000
fx =LOOKUP(E5;G2:G4;H2:H4)
Hasil8%

Gaji Dewi 11 juta ≥ 9 juta, jadi bonusnya 8%.

Cara kerjanya, langkah demi langkah

  1. E5 berisi gaji Dewi Anggraini, yaitu 11.000.000. Ini nilai yang dicari.
  2. Kolom batas G2:G4 berisi 0, 6.000.000, dan 9.000.000, sudah urut naik.
  3. Excel mencari batas terbesar yang tidak melebihi 11.000.000. 0 terlewati, 6.000.000 terlewati, 9.000.000 juga terlewati. Batas terakhir yang cocok adalah 9.000.000 di urutan ke-3.
  4. Urutan ke-3 di kolom hasil H2:H4 adalah H4 yang berisi 8%. Jadi hasilnya 8%.

Dipakai untuk apa di kantor?

  • Menentukan persen bonus atau komisi sales berdasarkan tingkat omzet.
  • Mengubah nilai ujian jadi huruf mutu (E, D, C, B, A) berdasarkan batas nilai.
  • Menentukan ongkir berdasarkan berat paket bertingkat.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Kolom batas tidak diurutkan naik. LOOKUP mengandalkan urutan, jadi hasilnya bisa salah tanpa ada pesan error.
  • Batas pertama tidak dimulai dari angka terkecil yang mungkin, misalnya 0. Nilai yang lebih kecil dari batas pertama akan menghasilkan #N/A.
  • Memakai LOOKUP untuk mencari kode atau nama yang harus cocok persis. Untuk itu pakai VLOOKUP dengan FALSE atau XLOOKUP.
Progres bab Lookup & Referensi 0/16 dipelajari
Lanjut: INDEX