Rumus VLOOKUP di Excel

Mencari nilai di KOLOM PERTAMA tabel, lalu mengambil data dari kolom lain pada baris yang sama.

Baru pertama kali pakai rumus Excel? Begini cara mengetiknya
  1. Klik sel tempat hasil ingin muncul, misalnya sel kosong di bawah tabel.
  2. Ketik tanda sama dengan, lalu nama fungsi dan kurung buka: =VLOOKUP(. Semua rumus Excel selalu diawali =.
  3. Isi bagian di dalam kurung (disebut argumen). Untuk memilih range, cukup klik dan tarik mouse di atas sel-selnya. Pisahkan tiap argumen dengan titik koma ;.
  4. Tutup dengan kurung ) lalu tekan Enter. Hasilnya langsung tampil di sel.
  5. Klik lagi sel hasil untuk melihat rumusnya di formula bar (kotak bertanda fx di atas sheet). Mau dipakai di baris lain? Tarik kotak kecil di pojok kanan bawah sel.

Kalau Excel-mu berbahasa Inggris atau region US dan rumus ditolak, ganti titik koma dengan koma.

Penjelasan sederhana

Bayangkan kamu kasir yang memegang daftar harga. Pembeli menyebut kode barang, kamu cari kodenya di kolom paling kiri daftar, lalu geser mata ke kanan untuk membaca harganya. VLOOKUP melakukan persis hal itu, hanya jauh lebih cepat.

Kamu memberi empat hal: kunci yang dicari, tabel tempat mencari, kolom ke berapa yang mau diambil, dan mau cocok persis atau tidak. Hasilnya, data pasangan dari kunci itu muncul otomatis tanpa perlu menyalin manual.

Satu aturan penting: kunci harus ada di kolom paling kiri tabel. VLOOKUP hanya bisa membaca ke arah kanan dari kolom kunci.

Sintaks

=VLOOKUP(nilai_cari; tabel; no_kolom; [range_lookup])
ArgumenKeterangan
nilai_cariKunci yang dicari, misalnya kode "K003".
tabelTabel acuan; kunci wajib ada di kolom paling kiri.
no_kolomKolom ke berapa yang diambil (dihitung dari kiri tabel).
range_lookupFALSE = cocok persis (paling sering). TRUE = cocok terdekat untuk tabel bertingkat.

Tanda [kurung siku] berarti argumen opsional. Di Excel berbahasa Inggris/region US, ganti titik koma (;) dengan koma (,).

Contoh rumus VLOOKUP

Data contoh: karyawan, tabel bonus & target

ABCDEFGHIJKLM
1NIKNamaDivisiJabatanGajiMin. GajiBonusBulanJanFebMar
2K001Andi PratamaKeuanganStaf5.200.00002%Target100120150
3K002Bunga LestariMarketingSupervisor7.800.0006.000.0005%
4K003Candra WijayaITStaf6.500.0009.000.0008%
5K004Dewi AnggrainiHRManajer11.000.000
6K005Eko SaputraITSupervisor8.900.000
fx =VLOOKUP("K003";A2:E6;2;FALSE)
HasilCandra Wijaya

K003 ada di baris ke-3 tabel; kolom ke-2 berisi nama.

Cara kerjanya, langkah demi langkah

  1. Excel membuka tabel A2:E6 (kolom NIK, Nama, Divisi, Jabatan, Gaji) dan mencari "K003" di kolom pertamanya, yaitu kolom A.
  2. Isi kolom A berturut-turut K001, K002, K003. Jadi "K003" ditemukan di baris ke-3 tabel, yaitu baris 4 di sheet.
  3. Angka 2 berarti ambil kolom ke-2 dari kiri tabel, yaitu kolom B (Nama).
  4. FALSE meminta kecocokan persis, dan kode K003 memang ada. Sel B4 berisi Candra Wijaya, itulah hasilnya.

Dipakai untuk apa di kantor?

  • Admin gudang mengambil nama dan harga barang dari tabel master cukup dengan mengetik kode barang.
  • HR mengisi otomatis nama dan divisi karyawan di slip gaji berdasarkan NIK.
  • Guru mengubah nilai angka jadi predikat (A, B, C) dengan tabel nilai bertingkat dan argumen TRUE.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Lupa menulis FALSE di argumen terakhir. Tanpa itu Excel memakai mode cocok terdekat, sehingga bisa mengambil data orang lain kalau tabel tidak urut. Biasakan selalu tulis FALSE untuk kode atau nama.
  • Tabel acuan tidak dikunci dengan $. Saat rumus disalin ke bawah, A2:E6 ikut bergeser jadi A3:E7 dan baris atas terlewat. Tulis $A$2:$E$6.
  • Menghitung no_kolom dari kolom A sheet, bukan dari kolom pertama tabel. Kalau tabel mulai di kolom C, maka kolom C adalah kolom ke-1.

Error yang sering muncul: #N/A, #REF!

Rumus ini dipakai di template Invoice Otomatis di paket Latihan Excel.

Progres bab Lookup & Referensi 0/16 dipelajari
Lanjut: HLOOKUP